Dashboard Monitoring
Eco Bank DLH
Panduan lengkap untuk seluruh pengguna sistem Eco Bank DLH — petugas operator, pengelola bank sampah, admin teknis, hingga pimpinan DLH Tangerang Selatan.
Tentang Sistem EcoBank DLH
EcoBank DLH adalah platform pemantauan yang memungkinkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan melihat aktivitas seluruh bank sampah dalam satu tampilan terpadu — tanpa perlu meminta laporan manual dari masing-masing bank setiap bulan.
Data dari setiap bank sampah dikumpulkan secara otomatis dan ditampilkan dalam bentuk laporan, grafik, dan statistik yang mudah dipahami.
Pemantauan Real-Time
Data dari bank sampah yang sudah terhubung diperbarui secara otomatis setiap 6 jam sekali tanpa perlu tindakan manual.
Laporan Terpadu
Volume sampah, komposisi jenis, jumlah nasabah aktif, dan tren bulanan tersaji dalam satu dashboard.
Input Data Manual
Untuk bank sampah yang belum memiliki sistem digital, data bisa diinput secara manual melalui file Excel.
Export SIPSN
Data bisa diekspor dalam format yang sesuai untuk pelaporan ke Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN).
Bagaimana Sistem Ini Bekerja
Sistem EcoBank DLH terdiri dari tiga lapisan yang saling terhubung. Anda sebagai petugas DLH hanya berinteraksi dengan lapisan ketiga (Dashboard).
Bank sampah yang belum memiliki sistem digital bisa tetap dimasukkan datanya secara manual melalui fitur Input Data di dashboard ini. Tidak perlu menunggu bank tersebut memiliki sistem sendiri.
Dua Jalur Integrasi
| Jalur | Nama | Cara Kerja | Kebutuhan |
|---|---|---|---|
| ✓ Jalur A | API Otomatis | Bank sampah sudah memiliki sistem EcoBank atau sistem lain yang kompatibel. Data diambil otomatis setiap 6 jam. | Bank harus sudah punya gasUrl di daftar |
| 📥 Jalur B | Import Manual | Petugas DLH menginput data bulanan dari Excel. Cocok untuk bank yang belum punya sistem digital. | Petugas mengisi template Excel dan upload |
Panduan Berdasarkan Peran — Langsung ke Bagian Anda
- 👔 Pimpinan — Ringkasan Eksekutif
- 👔 Pimpinan — Cara Baca Dashboard
- 👩💼 Petugas — Cara Masuk
- 👩💼 Petugas — Membaca Beranda
- 👩💼 Petugas — Laporan Bulanan
- 👩💼 Petugas — Komposisi Jenis
- 👩💼 Petugas — Sinkronisasi Data
- 🏦 Pengelola Bank — Input Excel
- 🏦 Pengelola Bank — Panduan Template
- ⚙️ Admin Teknis — Setup Sistem
- ⚙️ Admin Teknis — Deploy Web App
- ⚙️ Admin Teknis — Kelola Akun
- ⚙️ Admin Teknis — Troubleshooting
- 📍 Status Bank Sampah
- ❓ Pertanyaan Umum
Cara Masuk ke Dashboard
Akun petugas DLH dibuat oleh admin teknis DLH. Anda akan mendapatkan email dan token dari admin sebelum bisa login.
Buka alamat website dashboard DLH
Ketik atau klik tautan yang diberikan oleh admin teknis DLH di browser Anda.
Masukkan email DLH Anda
Gunakan alamat email yang sudah didaftarkan oleh admin, misalnya [email protected].
Masukkan token Anda
Token adalah kode unik yang diberikan oleh admin. Ketik dengan teliti — huruf besar dan kecil berbeda.
Klik "Masuk"
Jika berhasil, dashboard akan langsung menampilkan data terbaru dari seluruh bank sampah yang terhubung.
Login gagal? Pastikan tidak ada spasi tersembunyi di email atau token. Jika masih gagal, hubungi admin teknis DLH untuk memverifikasi akun Anda.
Jangan bagikan token Anda kepada siapapun. Setiap petugas memiliki akun sendiri sehingga setiap akses bisa dilacak. Jika token Anda dirasa bocor, minta admin untuk mereset.
Membaca Halaman Beranda
Setelah login, Anda langsung melihat halaman Beranda yang menampilkan ringkasan kondisi seluruh bank sampah.
| Elemen di Beranda | Artinya |
|---|---|
| Total Nasabah | Jumlah warga yang terdaftar di semua bank sampah aktif yang terhubung. |
| Total Volume (kg) | Total berat sampah yang sudah dikumpulkan dari semua bank sejak awal pencatatan. |
| Status Bank | Daftar bank sampah dengan keterangan sudah terhubung (✅) atau belum (❌). |
| Alert Aktif | Peringatan otomatis jika ada bank yang lama tidak mengirim data atau ada anomali. |
| Terakhir Diperbarui | Waktu terakhir data berhasil disinkronkan dari bank sampah yang terhubung. |
Jika ada bank yang lama tidak mengirim data (lebih dari beberapa hari), akan muncul peringatan (alert) di beranda. Segera hubungi pengelola bank tersebut atau lakukan sinkronisasi manual.
Melihat Laporan Bulanan
Laporan bulanan menampilkan volume sampah per bank, tren dari bulan ke bulan, dan jumlah nasabah aktif setiap bulannya.
Klik menu "Laporan Bulanan"
Dari beranda atau menu navigasi, pilih halaman Laporan Bulanan.
Pilih bulan dan tahun yang ingin dilihat
Gunakan filter bulan/tahun untuk melihat data periode tertentu. Data tersedia sejak bank pertama kali terhubung atau data pertama diinput.
Baca tabel dan grafik volume per bank
Setiap bank ditampilkan dengan volume (kg), jumlah transaksi, dan jumlah nasabah aktif bulan tersebut. Grafik tren memperlihatkan naik-turunnya volume antar bulan.
| Kolom Laporan | Keterangan |
|---|---|
| Bank Sampah | Nama dan ID bank sampah |
| Volume (kg) | Total berat sampah yang masuk bulan tersebut |
| Transaksi | Jumlah kali penimbangan yang dilakukan |
| Nasabah Aktif | Jumlah nasabah yang menyetor di bulan tersebut |
| Badge Sumber | ✓ GAS = data otomatis · 📥 Manual = diinput petugas |
Bank yang datanya diinput secara manual akan menampilkan badge 📥 Manual, bukan ✓ GAS. Ini membantu membedakan sumber data yang otomatis versus yang dientri petugas.
Melihat Komposisi Jenis Sampah
Halaman Komposisi Jenis menampilkan breakdown jenis sampah yang dikumpulkan — misalnya berapa persen plastik, kertas, logam, dan sebagainya.
Klik menu "Komposisi Jenis"
Navigasikan ke halaman ini dari menu utama dashboard.
Lihat grafik distribusi jenis sampah
Grafik menampilkan proporsi setiap jenis sampah dari total volume yang terkumpul. Setiap jenis memiliki warna berbeda untuk memudahkan pembacaan.
Filter per bank atau per periode (jika tersedia)
Anda bisa melihat komposisi khusus satu bank tertentu atau membandingkan antar bank.
Data komposisi berguna untuk laporan SIPSN dan analisis kebijakan pengelolaan sampah. Jenis yang paling dominan menunjukkan fokus program pemilahan yang perlu diperkuat.
Sinkronisasi Data Manual
Sistem secara otomatis mengambil data dari bank sampah yang terhubung setiap 6 jam. Namun, jika Anda perlu data terbaru sekarang juga, bisa memicu sinkronisasi manual.
Klik tombol "Sinkronisasi Sekarang" (Sync Now)
Tombol ini biasanya ada di beranda atau di halaman Pengaturan. Klik sekali dan tunggu prosesnya selesai.
Tunggu proses selesai
Proses mengambil data dari semua bank membutuhkan waktu beberapa detik hingga satu menit, tergantung jumlah bank yang terhubung. Jangan tutup browser selama proses berlangsung.
Periksa waktu terakhir diperbarui
Setelah selesai, waktu "Terakhir Diperbarui" di beranda akan berubah ke waktu saat ini. Data laporan pun langsung mencerminkan data terbaru.
Sinkronisasi hanya mengambil data dari bank yang sudah memiliki gasUrl (Jalur A). Bank yang belum terhubung atau menggunakan Jalur B tidak terpengaruh oleh sinkronisasi ini.
Memasukkan Data via Excel
Untuk bank sampah yang belum punya sistem digital, Anda bisa memasukkan data bulanannya secara manual melalui halaman Input Data.
Input manual cocok untuk bank sampah yang masih mencatat dengan buku atau spreadsheet biasa. Petugas DLH cukup mengisi template Excel yang sudah disediakan, lalu upload ke dashboard.
Buka halaman "Input Data"
Klik menu Input Data dari navigasi utama dashboard.
Download template Excel
Klik tombol Download Template. File Excel akan terunduh ke komputer Anda. Template ini sudah memiliki format yang benar — jangan ubah struktur kolomnya.
Isi data di template
Buka file Excel dan isi kolom-kolom yang tersedia. Setiap baris mewakili satu bulan data untuk satu bank sampah. Lihat panduan kolom di bawah.
Simpan file dan upload ke dashboard
Simpan file Excel (jangan ubah formatnya menjadi format lain). Kembali ke dashboard, klik Upload, pilih file yang sudah diisi, lalu konfirmasi.
Periksa riwayat upload
Setelah upload berhasil, data langsung masuk ke laporan. Riwayat semua upload yang pernah dilakukan bisa dilihat di halaman yang sama.
Batas maksimal: Satu file Excel hanya bisa memuat 36 baris data (setara 3 tahun). Untuk data yang lebih panjang, bagi menjadi beberapa file upload terpisah.
Panduan Mengisi Template Excel
Setiap kolom di template Excel memiliki fungsi tersendiri. Isi dengan benar agar data masuk ke laporan dengan akurat.
| Kolom | Contoh Isi | Keterangan |
|---|---|---|
| bankId | PM | Kode singkat bank sampah (2–3 huruf). Harus sesuai dengan ID yang terdaftar di daftar bank. Tanyakan ke admin jika tidak tahu kode bank. |
| bulan | 01 | Angka bulan 2 digit: 01 = Januari, 12 = Desember. |
| tahun | 2025 | Tahun 4 digit. |
| kg | 312.5 | Total berat sampah yang masuk bulan itu dalam kilogram. Boleh desimal. |
| nasabah | 45 | Jumlah nasabah aktif yang menyetor sampah di bulan tersebut. |
| lastTx | 2025-01-28 | Tanggal transaksi terakhir di bulan itu. Format: YYYY-MM-DD. |
| komposisi | Plastik: 120 kg, Kertas: 98.5 kg | Rincian per jenis sampah. Jika tidak ada data rincian, bisa dikosongkan — total kg tetap tercatat. |
Jika bank sampah tidak memiliki data rincian jenis sampah, cukup isi kolom kg (total) dan biarkan kolom komposisi kosong. Data total tetap akan masuk ke laporan volume.
Jangan mengubah nama kolom atau menambah kolom baru di template. Format harus tetap sama agar sistem bisa membaca file Anda dengan benar.
Mengelola Daftar Bank Sampah
Halaman Manajemen Bank menampilkan daftar semua bank sampah yang terdaftar di sistem, beserta status koneksi dan jalur integrasinya.
Mendaftarkan Bank Sampah Baru
Buka halaman "Manajemen Bank"
Klik menu Manajemen Bank dari navigasi dashboard.
Klik "Daftarkan Bank Baru"
Isi formulir dengan nama bank, kelurahan, dan URL sistem bank (gasUrl) jika sudah ada. Jika bank belum punya sistem, kosongkan gasUrl dan gunakan Jalur B untuk input data manualnya.
Simpan
Bank baru akan muncul di daftar dengan status sesuai gasUrl yang diisi atau tidak.
Memahami Status Bank
| Status | Artinya | Tindakan |
|---|---|---|
| ✅ Terhubung | Bank memiliki gasUrl dan data berhasil diambil otomatis | Pantau rutin, tidak perlu input manual |
| ⚠️ Belum diisi | Bank terdaftar tapi belum ada gasUrl (belum punya sistem) | Gunakan Input Manual (Jalur B) |
| ❌ Error | Bank punya gasUrl tapi gagal diakses saat sinkronisasi | Hubungi pengelola bank atau cek URL-nya |
Pengaturan Dashboard
Halaman Pengaturan memungkinkan penyesuaian beberapa konfigurasi dashboard. Perubahan di sini biasanya dilakukan oleh admin teknis DLH.
| Pengaturan | Fungsi |
|---|---|
| GAS DLH URL | Alamat server aggregator DLH. Harus diisi dengan benar agar dashboard bisa berkomunikasi dengan data. Hubungi admin teknis jika perlu diubah. |
| Interval Refresh | Seberapa sering dashboard memperbarui tampilan secara otomatis. Default: setiap 6 jam. |
| Export SIPSN | Tombol untuk mengekspor data dalam format laporan SIPSN nasional. |
Jangan mengubah GAS DLH URL kecuali Anda tahu persis apa yang dilakukan. URL yang salah akan menyebabkan seluruh dashboard tidak bisa mengambil data.
Export Laporan SIPSN
Data bank sampah bisa diekspor dalam format yang siap dikirimkan ke Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN).
Buka halaman "Pengaturan"
Cari tombol Export SIPSN di halaman pengaturan dashboard.
Pilih periode pelaporan
Tentukan rentang bulan atau tahun yang ingin diekspor.
Klik "Export" dan unduh file
File akan terunduh ke komputer Anda dalam format yang sesuai dengan kebutuhan SIPSN. File ini siap diunggah langsung ke portal SIPSN.
Status Bank Sampah Tangerang Selatan
Berikut daftar bank sampah yang terdaftar di sistem beserta status integrasinya saat ini (per versi 7, 2026):
| ID | Kelurahan | Status | Jalur Data |
|---|---|---|---|
| BSR | Bumi Serpong Residence | ✅ Terhubung | ✓ Jalur A |
| CB | Cibadak | ✅ Terhubung | ✓ Jalur A |
| PM | Pamekaran | ⚠️ Belum terhubung | 📥 Jalur B |
| SW | Sekarwangi | ⚠️ Belum terhubung | 📥 Jalur B |
| MJ | Mekar Jaya | ⚠️ Belum terhubung | 📥 Jalur B |
| PY | Panyirapan | ⚠️ Belum terhubung | 📥 Jalur B |
| LK | Leuwikujang | ⚠️ Belum terhubung | 📥 Jalur B |
| BJ | Bojongsoang | ⚠️ Belum terhubung | 📥 Jalur B |
Bank dengan status Belum terhubung berarti belum memiliki sistem digital sendiri. Data mereka perlu diinput secara manual setiap bulan menggunakan Jalur B. Koordinasikan dengan pengelola bank untuk mendapatkan rekapan bulanannya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Setup Awal Sistem
Bagian ini ditujukan untuk admin teknis yang bertanggung jawab atas instalasi dan konfigurasi sistem EcoBank DLH. Lakukan langkah-langkah ini satu kali saat pertama kali sistem dijalankan.
Prasyarat: Anda memerlukan akun Google (Gmail) yang akan menjadi pemilik spreadsheet dan Google Apps Script. Pastikan akun ini tidak akan diganti atau dihapus selama sistem beroperasi.
Buat Spreadsheet DLH Master
Buka Google Drive dan buat spreadsheet baru
Kunjungi drive.google.com → klik Baru → Google Spreadsheet. Beri nama: EcoBank DLH Master.
Simpan URL spreadsheet
Salin URL spreadsheet ini — akan dibutuhkan jika sistem perlu dikonfigurasi ulang.
Pasang Kode GAS Aggregator
Buka Apps Script dari spreadsheet
Di spreadsheet, klik menu Extensions → Apps Script.
Tempel kode ecobank-dlh.gs
Hapus isi editor bawaan, lalu tempel seluruh isi file ecobank-dlh.gs (patched v7). Klik ikon Simpan (Ctrl+S). Beri nama project: EcoBank DLH v7.
Jalankan fungsi initDLH()
Di dropdown fungsi toolbar, pilih initDLH → klik Run (▶). Jika muncul dialog izin, klik Review permissions → Allow. Tunggu hingga selesai — akan muncul 4 sheet baru: Petugas, Banks, Snapshot, AlertLog.
Daftarkan Bank Sampah
Buka sheet Banks di spreadsheet. Isi satu baris per bank sampah dengan kolom: id, nama, kel (kelurahan), gasUrl, status, catatan. Untuk bank yang belum punya sistem, kosongkan kolom gasUrl — data mereka akan diinput secara manual.
Jalankan Sinkronisasi Pertama
Setelah gasUrl bank-bank aktif diisi, jalankan fungsi syncAllBanks() dari editor Apps Script untuk mengisi sheet Snapshot untuk pertama kalinya. Proses ini memakan beberapa menit.
Deploy GAS sebagai Web App
Setelah setup awal selesai, GAS DLH perlu di-deploy sebagai Web App agar dashboard HTML bisa berkomunikasi dengannya.
Klik Deploy → New deployment
Di editor Apps Script, klik tombol Deploy di kanan atas → pilih New deployment.
Pilih tipe Web App
Klik ikon ⚙ di sebelah "Select type" → pilih Web app.
Atur konfigurasi akses
Set Execute as: Me (pemilik spreadsheet). Set Who has access: Anyone. Klik Deploy.
Salin Web App URL
Salin URL yang muncul — ini adalah DLH_GAS_URL yang harus diisi di file dashboard HTML.
Isi DLH_GAS_URL di dashboard
Buka file dlh-dashboard-v7.html di text editor. Cari baris const DLH_GAS_URL = ... dan ganti nilainya dengan URL dari langkah sebelumnya. Simpan file.
Upload file HTML ke hosting
Upload file dashboard ke hosting statis pilihan Anda (GitHub Pages, Netlify, Google Sites, atau server sendiri). Buka URL-nya di browser dan verifikasi dashboard berjalan.
Jangan gunakan "New deployment" untuk pembaruan kode. Jika Anda mengubah kode GAS dan perlu deploy ulang, selalu gunakan Edit deployment (bukan New deployment) agar URL tidak berubah. URL yang berubah akan memutus koneksi dashboard.
Verifikasi sistem berjalan dengan membuka URL: {DLH_GAS_URL}?action=ping di browser. Jika muncul {"ok":true,"pong":true,"version":"v2"}, sistem siap digunakan.
Mengelola Akun Petugas DLH
Akun petugas DLH dikelola langsung di sheet Petugas pada spreadsheet DLH Master, atau melalui fungsi di Apps Script.
Menambah Petugas Baru
Buka spreadsheet DLH Master → sheet Petugas → tambah baris baru dengan kolom: id, nama, email, token, wilayah. Token disimpan dalam bentuk hash SHA-256 — jangan isi dengan token plain-text langsung jika sistem sudah aktif. Jalankan fungsi migrateTokens() setelah menambah baris baru untuk meng-hash token secara otomatis.
Kredensial default harus diganti sebelum sistem digunakan. Email default [email protected] dan token DLH2025 hanya untuk pengujian awal. Ganti segera dengan akun nyata dan token yang kuat.
Reset Token Petugas
Untuk mereset token petugas yang hilang atau bocor: buka sheet Petugas → ubah nilai kolom token dengan token plain-text baru → simpan → jalankan migrateTokens() dari editor Apps Script. Token baru langsung berlaku.
Menonaktifkan Petugas
Hapus baris petugas yang bersangkutan dari sheet Petugas. Login dengan akun tersebut akan langsung gagal karena email tidak ditemukan lagi di sistem.
| Kolom Sheet Petugas | Contoh | Keterangan |
|---|---|---|
| id | PT001 | ID unik petugas, huruf + angka |
| nama | Dyah Puspitasari | Nama lengkap petugas |
| [email protected] | Email untuk login | |
| token | (hash SHA-256) | Diisi plain-text lalu di-hash via migrateTokens() |
| wilayah | Tangerang Selatan | Wilayah tugas petugas |
Troubleshooting Teknis
| Gejala | Kemungkinan Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Dashboard tampilkan "0 kg" atau data kosong | Sheet Snapshot kosong, atau gasUrl bank belum diisi | Jalankan syncAllBanks() dari Apps Script editor. Periksa sheet Banks, pastikan gasUrl terisi untuk bank yang aktif. |
| Login petugas gagal | Email/token salah, atau token belum di-hash | Verifikasi baris petugas di sheet Petugas. Jalankan migrateTokens() jika token masih plain-text. |
| Sinkronisasi gagal / timeout | Salah satu bank mengembalikan error | Buka URL bank langsung di browser: {gasUrl}?action=getPublicStats. Jika error, hubungi pengelola bank tersebut. |
| DLH_GAS_URL berubah setelah update kode | Menggunakan "New deployment" alih-alih "Edit deployment" | Selalu gunakan Edit deployment saat update kode. Jika URL sudah berubah, perbarui nilai DLH_GAS_URL di file HTML dan upload ulang. |
| Ping berhasil tapi dashboard kosong | GAS belum pernah disync atau Snapshot kosong | Jalankan syncAllBanks() manual dari Apps Script, tunggu selesai, lalu refresh dashboard. |
| Import manual gagal upload | bankId tidak dikenal, atau format file berubah | Pastikan bankId ada di sheet Banks. Gunakan template Excel yang belum dimodifikasi strukturnya. |
Untuk memeriksa error secara detail, buka sheet AlertLog di spreadsheet DLH Master. Setiap peringatan otomatis tercatat di sana dengan timestamp, bankId, dan pesan error.
Ringkasan Eksekutif
Bagian ini dirancang untuk pimpinan DLH yang ingin memahami kondisi bank sampah secara cepat, tanpa perlu masuk ke detail teknis.
8 Bank Sampah Dipantau
Sistem memantau 8 bank sampah di Tangerang Selatan. 2 sudah terhubung otomatis, 6 lainnya masih mengandalkan input data manual bulanan.
Data Diperbarui Otomatis
Bank yang sudah terhubung mengirimkan data setiap 6 jam tanpa perlu tindakan siapapun. Tidak ada lagi laporan manual yang harus diminta setiap bulan.
Laporan Siap Pakai
Data volume sampah, komposisi jenis, dan jumlah nasabah aktif tersedia dalam bentuk grafik dan tabel yang bisa langsung dipresentasikan atau digunakan untuk pelaporan.
Siap Lapor ke SIPSN
Data bisa diekspor langsung dalam format yang diterima oleh Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional, menghemat waktu penyusunan laporan tahunan.
Target ke depan: 6 bank sampah yang masih belum terhubung perlu didorong untuk mengadopsi sistem EcoBank atau sistem kompatibel, sehingga seluruh data masuk secara otomatis dan tidak bergantung pada input manual bulanan oleh petugas DLH.
Cara Membaca Dashboard
Saat Anda membuka dashboard DLH (dengan akun yang disiapkan oleh admin teknis), berikut yang perlu diperhatikan:
Halaman Beranda — Kondisi Keseluruhan
Beranda menampilkan tiga hal utama yang perlu Anda cermati:
| Yang Dilihat | Artinya untuk Pimpinan |
|---|---|
| Total Volume (kg) | Berapa ton sampah yang sudah berhasil dikelola bank sampah secara kumulatif. Semakin besar, semakin signifikan dampak lingkungannya. |
| Total Nasabah | Jumlah warga yang aktif berpartisipasi di bank sampah. Indikator jangkauan program. |
| Status Bank (✅ / ⚠️) | Bank dengan ⚠️ belum terhubung otomatis — datanya harus diinput manual. Ini adalah prioritas koneksi berikutnya. |
| Alert Aktif | Jika ada peringatan, artinya ada bank yang sudah lama tidak mengirim data. Perlu tindak lanjut ke pengelola bank bersangkutan. |
Laporan Bulanan — Tren Kinerja
Halaman Laporan Bulanan menunjukkan apakah program bank sampah sedang tumbuh, stabil, atau menurun. Perhatikan:
Tren Volume Naik
Menandakan partisipasi warga meningkat dan program berjalan baik. Bisa dijadikan dasar pengajuan anggaran atau replikasi ke kelurahan lain.
Tren Volume Turun
Perlu dicek apakah karena penurunan partisipasi warga, atau karena masalah teknis pencatatan. Hubungi pengelola bank yang bersangkutan.
Komposisi Jenis Sampah
Menunjukkan jenis sampah terbanyak yang dikumpulkan. Berguna untuk menentukan kebijakan pemilahan atau kemitraan dengan pelapak/industri daur ulang.
Badge "Manual"
Jika laporan suatu bank berlabel 📥 Manual, artinya data diinput petugas — bukan dari sistem otomatis. Data valid, tapi membutuhkan sumber daya manusia untuk input rutin.
Untuk kebutuhan rapat atau presentasi, minta petugas DLH untuk mengekspor laporan dalam format SIPSN atau mengambil tangkapan layar dari halaman Laporan Bulanan dan Komposisi Jenis.
Indikator Kunci yang Perlu Dipantau
Berikut indikator-indikator yang paling relevan untuk dipantau dari sudut pandang pimpinan dalam rapat koordinasi atau evaluasi program.
| Indikator | Di Mana Melihatnya | Yang Perlu Dikhawatirkan |
|---|---|---|
| Volume sampah bulanan (kg) | Laporan Bulanan → grafik tren | Penurunan 2 bulan berturut-turut di bank yang sama |
| Jumlah nasabah aktif | Laporan Bulanan → kolom Nasabah Aktif | Turun signifikan — perlu investigasi partisipasi warga |
| Bank belum mengirim data | Beranda → Alert Aktif | Lebih dari 2 minggu tidak ada data → tindak lanjut ke pengelola |
| Jumlah bank terhubung otomatis | Manajemen Bank → kolom Status | Target: semua 8 bank menggunakan Jalur A (otomatis) |
| Kepatuhan laporan SIPSN | Pengaturan → Export SIPSN | Pastikan ekspor dilakukan sebelum tenggat pelaporan nasional |
Rekomendasi prioritas: Dorong 6 bank sampah yang masih menggunakan input manual (PM, SW, MJ, PY, LK, BJ) untuk mengadopsi sistem EcoBank. Setiap bank yang beralih ke Jalur A mengurangi beban kerja petugas DLH dan meningkatkan akurasi data.
Eco Bank DLH · Panduan Pengguna v7 · 2026
Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan · Untuk bantuan teknis, hubungi admin teknis DLH.
© 2026 kliksaja.my.id. Hak cipta dilindungi.